Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menghubungkan Mikrotik dengan Internet Menggunakan DHCP CLIENT

Ada beberapa cara yang bisa kita gunakan untuk bisa menghubungkan mikrotik dengan internet, untuk artikel ini saya akan share cara menghubungkan mikrotik dengan internet menggunakan fitur dhcp client pada mikrotik.

Service DHCP Client pada mikrotik adalah perangkat jaringan yang bertindak sebagai peminjam IP Address. DHCP Client akan meminta IP Address dan parameter lainnya kepada perangkat DHCP Server.

Jadi jika kita memiliki sumber internet yang sudah mendistribusikan ip address secara otomatis atau kata lain sudah memiliki dhcp server, kita bisa menggunakan fitur dhcp client pada mikrotik untuk bisa menghubungkan mikrotik dengan internet.

Selain melakukan konfigurasi dhcp client, kita akan konfigurasi dhcp server pada mikrotik ini yang nantinya akan di distribusikan kepada client yang terhubung. 

cara menghubungkan mikrotik dengan internet

Cara menghubungkan mikrotik dengan internet

Oke, kita akan coba setting mikrotik agar bisa terhubung dengan internet dengan menggunakan fitur dhcp client.

1. topologi sederhana

Sebelum itu, saya akan menggunakan topologi sederhana seperti gambar dibawah ini.


menghubungkan mikrotik dengan internet menggunakan dhcp client
Topologi sederhana
Mikrotik :
  • ether1 pada mikrotik terhubung dengan internet
  • ether2 pada mikrotik tehubung dengan switch unmanageble
Switch unmanage :
  • ether1 pada switch terhubung dengan mikrotik
  • ether2 pada switch terhubung dengan PC client dengan sistem operasi ubuntu

2. Setting dhcp client di mikrotik dari winbox

Untuk bisa setting dhcp client kalian remote terlebih dahulu mikrotik kalian, kalian bisa remote menggunakan ssh, web console atau winbox.

Jika kalian sudah meremote mikrotik kalian masing masing, selanjutnya kalian bisa klik menu ip → Dhcp Client seperti gambar dibawah ini.


Lalu kalian bisa klik tombol tanda tambah dan sesuaikan dengan interface pada mikrotik kalian yang terhubung dengan internet.

Disini port ether1 pada mikrotik terhubung dengan internet, maka saya akan pilih ether1 lalu kalian bisa klik ok dan apply.


Setelah kalian klik ok dan apply maka akan muncul list dengan status searching jika berhasil mendapatkan ip address maka status searching akan berubah menjadi bound, seperti gambar dibawah ini.


Setelah itu kalian bisa melakukan ping google.com pada terminal di winbox, seperti gambar dibawah ini mikrotik saya sudah mendapatkan akses internet menggunakan fitur dhcp client.

3. Setting Dhcp Client Menggunakan Command Line

Selain menggunakan winbox, kita bisa melakukan setting mikrotik dengan menggunakan command line. Biasanya kita menggunakan command line jika kita meremote mikrotik dengan menggunakan ssh.

Jika kalian sudah meremote mikrotik menggunakan ssh, kalian bisa masukan perintah dibawah ini untuk setup dhcp client di mikrotik.
[admin@RouterOS] > ip dhcp-client add
lalu masukan ethernet sesuai dengan interface berapa mikrotik kalian dihubungkan ke sumber internet.

Karena ether1 pada mikrotik saya terhubung dengan sumber internet, maka saya akan input ether1 seperti gambar dibawah.

Lalu masukan perintah ip dhcp-client print, untuk melihat tampilan list dhcp client yang sudah di setup sebelumnya, jika statusnya bound maka mikrotik sudah berhasil terhubung oleh internet.


Kalian bisa cek semua settingan ip address, DNS, dan Route. Dengan menggunakan fitur dhcp client, semua itu akan ter-isi dengan otomatis.

4. Konfigurasi Firewall NAT Pada Mikrotik Di Winbox

Oke selanjutnya, kita akan konfigurasi firewall nat pada mikrotik agar client yang terhubung mendapatkan akses internet dari router mikrotik. 

Caranya mudah, kalian cukup klik menu ip → firewall → add [+] seperti gambar dibawah.


Lalu pada menu chain kalian pilih scrnat dan pada Out. Interface pilih ether yang terhubung dengan internet, jika sudah kita klik tab action.


Selanjutnya, pada bagian action kita pilih masquerade lalu pilih ok dan apply.

5. Setting Firewall Nat pada Mikrotik Dengan Command Line

Untuk cara setting firewall nat di mikrotik dengan menggunakan command line, kalian bisa memasukan perintah dibawah ini.
[admin@RouterOS] > ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade

Untuk melihat hasil konfigurasinya, kalian bisa memasukan perintah ip firewall nat print maka akan muncul tampilan hasil konfigurasi yang sudah kita setting sebelumnya, seperti gambar dibawah ini. 

6. Setting Dhcp Server pada Mikrotik Di Winbox

Selanjutnya, kita akan setting dhcp server pada mikrotik agar nantinya client bisa mendapatkan distribusi ip dari router.

Caranya cukup mudah terlebih lagi kita melakukan setting dhcp servernya dengan menggunakan winbox.

Untuk langkah langkah awal untuk setting dhcp servernya kalian bisa klik menu ip → Addresses → add [+], seperti gambar dibawah ini.

setting mikrotik agar terhubung internet

Lalu selanjutnya pada window New Address kita hanya akan mengisi address, network, interface. Tapi jika pada kolom Address kita memasukan ip address dan prefix, maka di kolom network akan terisi secara otomatis pada saat kita klik ok.


Jika sudah di add ip addressnya, maka ip address tersebut akan muncul pada address list.

Selanjutnya, kita akan setup service atau fitur dhcp server di mikrotiknya, caranya kalian bisa ip → Dhcp Server → DHCP Setup.


Setelah sudah klik DHCP Setup, kalian akan disuruh memilih interface untuk DHCP Server Interface untuk interface ini kalian bisa sesuaikan dengan interface yang digunakan untuk fitur dhcp server.

Selanjutnya kita akan disuruh input ip network untuk service dhcp server, untuk ini kita biarkan default saja. Seharusnya ini sudah terisi dengan automatis karena sebelumnya kita sudah add ip address untuk interface yang digunakan sebagai dhcp server.

Setelah ip network, kita juga akan input ip gateway untuk client yang nantinya terhubung dengan router. Sama seperti ip network, ip gateway ini seharusnya sudah terisi secara otomatis karena sebelumnya sudah add ip.

Selanjutnya, untuk range ip akan terisi automatis juga. begitupun juga DNS server.

Untuk lease time bisa disesuaikan dengan konfigurasikan kalian, disini saya secara default input 10menit.

Seperti gambar dibawah ini.


Setelah itu kalian bisa check pada client yang terhubung dengan router.

Seperti itulah cara untuk menghubungkan mikrotik dengan internet menggunakan dhcp client, apakah ada kesulitan dengan tutorial ini? kalian bisa tuangkan di kolom komentar dibawah ini.

Sekian Terima kasih.

Posting Komentar untuk "Cara Menghubungkan Mikrotik dengan Internet Menggunakan DHCP CLIENT"